JAKARTA — Polres Bulukumba menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Bukan satu, tetapi dua gelar Juara I tingkat nasional berhasil dibawa pulang. Masing-masing diraih dalam kategori Tata Kelola SPPG Terbaik Zona Tengah dan Lomba Film Animasi AI.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam Awarding Day di Gedung The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa malam (11/8/2026).
Malam penghargaan itu dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, para pejabat utama Mabes Polri, serta sejumlah tamu undangan.
Untuk kategori SPPG, penghargaan Juara I diterima langsung. Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto Andri Wicaksono.
Sementara Juara I Lomba Film Animasi AI, tingkat nasional diraih perwakilan Polres Bulukumba. Andi Matahari Tenriessa.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi sorotan karena membawa identitas budaya. Sulawesi Selatan ke panggung nasional.
Kapolres Bulukumba tampil mengenakan Passapu, penutup kepala khas masyarakat Kajang. Sementara Andi Matahari Tenriessa mengenakan baju bodo, pakaian adat Sulawesi Selatan.
Kasi Humas Polres Bulukumba Iptu Rahmat Kurniawan, S.Sos., M.H., mengatakan dua penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Polres Bulukumba.
Menurutnya, capaian itu menunjukkan kemampuan personel dan jajaran Polres Bulukumba dalam melahirkan inovasi sekaligus memberikan kontribusi di tingkat nasional.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Polres Bulukumba. Dua Juara I yang diraih pada kategori SPPG dan Film Animasi AI, merupakan hasil kerja keras, kreativitas. Serta komitmen seluruh pihak yang terlibat,” ujar Rahmat.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik. Tidak hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Bulukumba,” pungkasnya.
Laksus: Awal dari Kinerja Positif
Apresiasi juga datang dari Lembaga Antikorupsi Sulsel (Laksus).
Direktur Laksus Muh Ansar menilai dua penghargaan nasional tersebut merupakan indikator positif atas kinerja Polres Bulukumba.
Namun, ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai seremoni penghargaan.
“Saya kira ini adalah langkah awal yang positif bagi Kapolres Bulukumba. Semoga dengan penghargaan akan diikuti oleh kinerja penegakan hukum yang semakin baik,” ujar Ansar.
Ansar meyakini Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto Andri Wicaksono, mampu mengemban amanah di Kabupaten Bulukumba. Terlebih dengan pengalaman dan capaian yang pernah diraihnya. Saat bertugas di Polres Toraja Utara.
Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya bergantung pada institusi kepolisian.
“Kapolres membutuhkan dukungan polsek jajaran serta masyarakat. Sebab keamanan daerah itu bukan tanggung jawab semata dari kepolisian, tapi juga masyarakat,” imbuh Ansar.
Dua penghargaan nasional tersebut kini menjadi modal positif bagi Polres Bulukumba untuk membuktikan bahwa prestasi di panggung nasional dapat berjalan beriringan dengan peningkatan pelayanan publik, pemeliharaan kamtibmas, serta penegakan hukum di tingkat daerah.

