DOGIYAI – Aksi penyerangan terhadap pengemudi mobil lintas terjadi di Jalan Trans Nabire-Enaro, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Seorang pengemudi berinisial AR (39) mengalami luka tusuk pada bahu kanan. Setelah kendaraannya diduga dihadang orang tak dikenal (OTK).
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 14 Agustus 2026, sekitar pukul 11.50 WIT, tepat di depan SMP YPPK Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu.
Saat itu, AR mengemudikan Toyota Hilux warna putih dari arah Kabupaten Paniai menuju Nabire. Kendaraan tersebut membawa sejumlah penumpang dan melintas di jalur Trans Nabire-Enaro.
Namun, perjalanan berubah mencekam ketika kendaraan korban tiba-tiba diduga dihadang seseorang yang belum diketahui identitasnya.
Dalam situasi tersebut, pelaku diduga melancarkan serangan menggunakan benda tajam ke arah pengemudi. AR akhirnya mengalami luka tusuk pada bagian bahu kanan.
Usai kejadian, korban bersama para saksi memilih segera meninggalkan lokasi untuk menyelamatkan diri dan menuju Polres Dogiyai.

Korban kemudian mendapatkan penanganan medis setelah petugas membawanya ke Apotik K12.
Kasat Reskrim Polres Dogiyai membenarkan adanya laporan penyerangan tersebut. Polisi langsung bergerak dengan mengumpulkan keterangan korban dan saksi serta melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
“Korban mengalami luka di bagian bahu kanan setelah mendapat serangan saat kendaraannya melintas di lokasi kejadian,” ujar Kasat Reskrim Polres Dogiyai.
Insiden tersebut ternyata tidak hanya berdampak terhadap kendaraan yang dikemudikan AR. Sebuah Toyota Avanza juga dilaporkan mengalami kerusakan pada kaca depan bagian samping kanan.
Belum diketahui secara pasti, apakah kerusakan kendaraan tersebut berkaitan langsung dengan aksi. Penyerangan terhadap AR atau terjadi dalam rangkaian kejadian yang sama.
Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi diperiksa guna mengungkap kronologi sekaligus mengidentifikasi orang, yang diduga melakukan penyerangan.
Dari informasi awal yang dihimpun polisi, orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Disebut mengenakan sweater berwarna abu-abu.
Namun, hingga kini identitas pelaku belum diketahui. Polisi masih memburu informasi untuk mengungkap siapa di balik aksi penyerangan tersebut.
“Kami telah membuat laporan polisi, memeriksa saksi dan akan melengkapi pemeriksaan dengan visum. Tim juga terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” kata Kasat Reskrim.
Polres Dogiyai mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Apabila mengetahui keberadaan maupun identitas orang, yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Warga juga diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Oleh informasi yang belum terverifikasi.
Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku. Dan motif penyerangan terhadap pengemudi tersebut.

