Takalar SulSel — Pengawas stasiun penjualan bahan bakar umum (SPBU) 74.902.08 tepo kecamatan mangarabombang, diduga berkerjasama dengan mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar demi meraup keuntungan lebih besar.
Pihak pengawas SPBU 74.902.08 tepo kab takalar, melakukan konspirasi dengan operator untuk melayani pembelian solar subsidi menggunakan, jerigen kapasitas 35 liter milik para mafia BBM. Untuk melancarkan aksinya, pihak pengawas SPBU ini mengisi jerigen dengan menggunakan barcode sebagai formalitas saja.
Hal tersebut terkuat setelah salah satu wartawan media online memergoki sejumlah pengendara motor yang membonceng jerigen keluar masuk SPBU 74.902.08 TEPO, membeli solar secara berulang-ulang pada tanggal 3 februari 2026
Aktivitas mafia solar sangat lancar karena kuat dugaan pengawas SPBU 74.902.08 TEPO sendiri yang memerintahkan para operator untuk melayani pengisian jerigen milik mafia BBM di karenakan ada biaya tambahan sebesar 10.000-13.000 per jerigen.
Menanggapi hal tersebut, sekelompok aliansi masyarakat dan mahasiswa, akan melakukan aksi unjuk rasa didepan Pertamina Regional tujuh. Hiswana migas dan didepan kantor Kepolisian Daerah sulawesi selatan (Polda sulsel).
Menurut jendral lapangan yang akan melakukan aksi unjuk rasa saat dikonfirmasi, ia menyampaikan, “Kami akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di tiga titik, yaitu Pertamina Regional 7, Hiswana Migas, dan polda sulsel.
Aliansi masyarakat dan mahasiswa ini akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di tiga titik dengan tuntutan yang berbeda-beda.
“Aksi unjuk rasa kami lakukan ini, dengan tiga tuntutan yang berbeda beda, kami demo Pertamina Regional 7 dengan tuntutan, meminta agar hentikan penyaluran. BBM ke SPBU 74.902.08 tepo kecamatan mangarabombang,” ujar jendral lapangan.
Lanjut ia mengatakan, tuntutan kami di Hiswana mingas, meminta agar mencabut izin usaha. SPBU 74.902.08 Tepo kabupaten takalar yang melakukan kerjasama dengan mafia BBM,” pungkasnya.
Tidak sampai disitu, Jendral lapangan ini juga mengatakan, “Orasi berikutnya kami akan lakukan didepan Polda sulsel untuk mendesak Kapolda agar segera menangkap pengawas SPBU dan seluruh orang orangnya yang terlibat Mafia BBM subsidi jenis solar,” tutupnya.

