Maros SulSel — Operasi Patuh 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung pada Juni resmi ditunda. Polri memprioritaskan persiapan dan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80.
Meski operasi ditunda, Polres Maros menegaskan disiplin berlalu lintas tetap menjadi kewajiban masyarakat. Pengendara diminta tetap mematuhi aturan demi mencegah pelanggaran dan kecelakaan di jalan.
Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad, S.Sos., M.H mengatakan penundaan Operasi Patuh tidak mengurangi komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat tetap tertib, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas,” ujar AKP Ahmad, Senin (8/6/2026).
Sebelumnya, Operasi Patuh 2026 dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi, pencegahan. Serta penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan.
Polres Maros memastikan kegiatan edukasi dan pembinaan, kepada masyarakat tetap berjalan meski operasi ditunda. Kepatuhan berlalu lintas diharapkan menjadi budaya, bukan hanya saat ada operasi kepolisian.
Dengan meningkatnya kesadaran pengguna jalan, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di. Kabupaten Maros diharapkan terus menurun, sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

