Close Menu
Kilas Jurnalis
  • Berita
  • INDeks
  • Advert
  • Bisnis
  • Berita
  • Hukrim
  • Religi
  • TNI POLRI
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Politik
  • Kesehatan

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SMAN 1 Makassar Diterpa Isu Siswa Siluman, Elang Timur Bergerak

Juli 17, 2026

Resmob Polres Bone Bekuk Pencuri Mesin Penggiling

Juli 16, 2026

JPN Desak Pemkab Takalar Bertanggung Jawab Ganti RugiPetani

Juli 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
WhatsApp Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas JurnalisKilas Jurnalis
Demo
  • Berita
  • INDeks
  • Advert
  • Bisnis
  • Berita
  • Hukrim
  • Religi
  • TNI POLRI
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Politik
  • Kesehatan
Kilas Jurnalis
  • Berita
  • INDeks
  • Advert
  • Bisnis
  • Berita
  • Hukrim
  • Religi
  • TNI POLRI
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Politik
  • Kesehatan
Beranda ยป JPN Desak Pemkab Takalar Bertanggung Jawab Ganti RugiPetani
Berita

JPN Desak Pemkab Takalar Bertanggung Jawab Ganti RugiPetani

Kilas AdminBy Kilas AdminJuli 16, 2026Tidak ada komentar186 Views
Bagikan Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Follow Us
WhatsApp TikTok Google News Facebook YouTube Instagram
Share
WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Takalar, SulSel — Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menjadi sorotan. Komisariat Daerah Kabupaten Takalar Jaringan Pertanian Nasional (JPN) Kementerian Pertanian RI menilai sektor pertanian daerah itu terus mengalami kemunduran selama tiga tahun terakhir.

Penurunan produksi pertanian yang terjadi secara berturut-turut, disebut telah menimbulkan kerugian besar bagi petani. Bahkan, di sejumlah wilayah dilaporkan terjadi gagal panen.

Memasuki musim rendengan 2026, kondisi tersebut dinilai semakin parah. Krisis air yang melanda sejumlah daerah menyebabkan ratusan hektare tanaman padi terancam mati sebelum memasuki masa panen.

Koordinator Korda JPN Takalar, Helmiirawan, dr., S.Pd., M.Si, mengatakan kekeringan sungai membuat petani tidak lagi memiliki sumber air untuk mengairi sawah mereka.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan datang secara tiba-tiba. Ia mengaku sejak 2024 pihaknya telah mengingatkan pemerintah daerah mengenai potensi krisis air yang mengancam sektor pertanian.

Namun, kata Helmi, peringatan tersebut tidak ditindaklanjuti secara serius.

“Pada 2024 lalu kami sudah mengingatkan pihak dinas mengenai potensi ini, tetapi dianggap remeh. Akibatnya, tiga tahun berturut-turut hasil produksi pertanian terus menurun dan menyebabkan kerugian yang signifikan bagi petani. Ini menunjukkan ketidakmampuan pimpinan instansi dalam menjaga stabilitas produksi pertanian,” tegasnya.

Helmi menilai dinas tanaman pangan, Hortikultura, Ketahanan Pangan. Dan Perkebunan Kabupaten Takalar gagal menghadirkan solusi, terhadap persoalan yang dihadapi petani.

Ia juga menyebut pemerintah Kabupaten Takalar. Harus bertanggung jawab atas kerugian, yang dialami para petani.

“Kejadian ini terjadi karena adanya pembiaran. Pemerintah harus bertanggung jawab dan mengganti kerugian yang dialami petani,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Korda JPN Kabupaten Takalar resmi mengajukan permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kepada DPRD Kabupaten Takalar.

Melalui forum tersebut, JPN meminta DPRD memanggil dinas terkait dan Pemerintah Kabupaten Takalar untuk memberikan penjelasan sekaligus mempertanggungjawabkan penanganan krisis yang berdampak pada sektor pertanian.

Helmi juga mengingatkan bahwa kaum tani merupakan salah satu kelompok masyarakat terbesar di Kabupaten Takalar yang ikut menentukan arah kepemimpinan daerah.

“Bupati dan Wakil Bupati dipilih oleh rakyat, termasuk kaum tani yang jumlahnya sangat besar di Kabupaten Takalar. Hari ini petani meminta pertanggungjawaban atas menurunnya produktivitas pertanian yang mereka alami,” pungkasnya.

Laporan : Haeruddin nompo
JPN Desak Pemkab Takalar Bertanggung Jawab Ganti RugiPetani
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

Berita Lainnya:

Aksi Humanis Kompol Syamsul Bahri Tuai Apresiasi di Bulukumba

Juli 16, 2026

AKP Hasan Fadhlyh Tinggalkan Jejak Humanis Sebelum Pindah Tugas

Juli 15, 2026

Kapolres Bulukumba Beri Surprise Dandim, Momen Hangat TNI-Polri

Juli 14, 2026
Demo
Top Posts

Dua Lurah di Kendari Diamuk Massa, Ketahuan Akibat Open BO

Juni 14, 2026885

Demi Menjaga Persaudaraan dan Nama Baik Sulawesi, Daeng Jamal Serahkan Kalijodo Untuk Menghindar Pertumpahan

September 8, 2024689

Dana BOS Jadi Sorotan, Pelatihan ARKAS Takalar Diduga Sarat Kepentingan

Juni 11, 2026562

Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi Gegerkan SPBU Takalar

Juli 13, 2026550
Don't Miss
Pendidikan

SMAN 1 Makassar Diterpa Isu Siswa Siluman, Elang Timur Bergerak

By Kilas AdminJuli 17, 2026186

Makassar, SulSel — Dugaan adanya “siswa siluman” atau siswa titipan dalam proses Seleksi Penerimaan Murid…

Resmob Polres Bone Bekuk Pencuri Mesin Penggiling

Juli 16, 2026

JPN Desak Pemkab Takalar Bertanggung Jawab Ganti RugiPetani

Juli 16, 2026

KKN Unhas Luncurkan 10 Program Inovasi di Tanru Tedong

Juli 16, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Kilas Jurnalis
Alamat Redaksi

Jl. Bersih 2, Kota makassar
Email Us: fahriaska45@gmail.com
Contact: +62895326991804

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Most Popular

Dua Lurah di Kendari Diamuk Massa, Ketahuan Akibat Open BO

Juni 14, 2026885

Demi Menjaga Persaudaraan dan Nama Baik Sulawesi, Daeng Jamal Serahkan Kalijodo Untuk Menghindar Pertumpahan

September 8, 2024689

Dana BOS Jadi Sorotan, Pelatihan ARKAS Takalar Diduga Sarat Kepentingan

Juni 11, 2026562
© 2026 Kilas Jurnalis. Designed by WEBPro.
  • Kode Etik
  • Kontak & Iklan
  • Pedoman Siber
  • Redaksi Jurnalis

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.