Close Menu
Kilas Jurnalis
  • Berita
  • INDeks
  • Advert
  • Bisnis
  • Berita
  • Hukrim
  • Religi
  • TNI POLRI
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Politik
  • Kesehatan

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mafia Solar Subsidi Diburu, Kasrem 141: Oknum TNI Tak Akan Dilindungi

Juni 20, 2026

Narkoba Diduga Bebas Beredar di Lapas Makassar, KAMRI Geruduk BNN Sulsel

Juni 19, 2026

Truk Tangki BBM Proyek Sekolah Rakyat Bone Disorot, Segel Diduga Tak Resmi

Juni 18, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
WhatsApp Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas JurnalisKilas Jurnalis
Demo
  • Berita
  • INDeks
  • Advert
  • Bisnis
  • Berita
  • Hukrim
  • Religi
  • TNI POLRI
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Politik
  • Kesehatan
Kilas Jurnalis
  • Berita
  • INDeks
  • Advert
  • Bisnis
  • Berita
  • Hukrim
  • Religi
  • TNI POLRI
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Politik
  • Kesehatan
Beranda ยป Narkoba Diduga Bebas Beredar di Lapas Makassar, KAMRI Geruduk BNN Sulsel
Hukrim

Narkoba Diduga Bebas Beredar di Lapas Makassar, KAMRI Geruduk BNN Sulsel

Kilas AdminBy Kilas AdminJuni 19, 2026Tidak ada komentar126 Views
Bagikan Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Follow Us
WhatsApp TikTok Google News Facebook YouTube Instagram
Share
WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Makassar SulSel — Puluhan kader Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) menggelar aksi demonstrasi di depan Lapas Kelas I Makassar dan Kantor BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (19/6/2026).

Aksi dipimpin langsung Ketua Umum KAMRI. Suwandi, bersama Koordinator Lapangan Rasyid dari Divisi Advokasi dan Investigasi KAMRI.

Massa menuntut pengusutan serius atas dugaan. Pesta narkoba yang disebut terjadi di dalam Lapas Kelas I Makassar.

Sorotan semakin tajam setelah muncul dugaan pengeroyokan. Dan penikaman terhadap seorang warga binaan berinisial ML.

Bagi KAMRI, kasus ini bukan sekadar persoalan internal lapas.

Mereka menilai peristiwa tersebut menjadi alarm keras adanya dugaan kerusakan sistem pengawasan di balik tembok penjara.

Dalam orasinya, massa menyoroti informasi yang beredar terkait. Dugaan penggunaan narkotika jenis sabu, oleh sejumlah warga binaan di Blok B2 Kamar 7.

Situasi semakin mengundang pertanyaan ketika muncul dugaan bahwa ML menjadi korban kekerasan karena mengetahui atau melaporkan aktivitas penyalahgunaan narkoba tersebut.

“Jika informasi ini benar, maka ada persoalan serius yang harus dijawab oleh pihak terkait,” tegas Suwandi.

KAMRI mempertanyakan bagaimana narkoba bisa masuk ke dalam lapas yang memiliki sistem pengamanan berlapis.

Mereka juga menyoroti dugaan beredarnya telepon genggam ilegal dan senjata tajam di lingkungan yang seharusnya berada dalam pengawasan ketat petugas.

“Bagaimana barang-barang terlarang itu bisa lolos? Di mana fungsi pengawasan selama ini?” tanya Suwandi dalam orasinya.

Menurut KAMRI, keberadaan narkoba, handphone ilegal, hingga dugaan kekerasan tidak bisa dilepaskan dari kemungkinan lemahnya pengawasan internal.

Bahkan, kondisi tersebut dinilai berpotensi mengarah pada dugaan pembiaran atau kelalaian yang harus diusut secara independen.

“Jika narkoba masih bebas beredar di dalam lapas, jika warga binaan dapat mengakses handphone ilegal. Dan jika kekerasan digunakan untuk membungkam pihak yang mengetahui pelanggaran. Maka yang dipertaruhkan bukan hanya keamanan lapas, tetapi juga kredibilitas negara dalam menegakkan hukum,” ujar Suwandi.

KAMRI menilai berbagai program pemberantasan narkoba akan kehilangan makna apabila peredaran barang haram itu diduga masih berlangsung di balik jeruji besi.

Menurut mereka, lapas tidak boleh berubah menjadi tempat aman bagi jaringan narkotika menjalankan aktivitasnya.

Melalui aksi tersebut, KAMRI mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulsel segera membentuk tim investigasi independen.

Tim itu diminta mengusut dugaan pesta narkoba, kekerasan terhadap warga binaan. Serta kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika di dalam lapas.

Massa juga mendesak Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel dan BNN Sulsel melakukan penyelidikan khusus.

Tujuannya untuk membongkar jalur masuk narkoba. Yang diduga masih beroperasi di lingkungan lapas.

Selain itu, KAMRI menuntut pengusutan tuntas dugaan pengeroyokan dan penikaman terhadap ML.

Mereka meminta petugas yang bertugas saat kejadian diperiksa, rekaman CCTV dibuka, serta dilakukan audit keamanan dan audit integritas secara menyeluruh.

KAMRI juga mendesak Ombudsman RI Perwakilan Sulsel dan Komisi XIII DPR RI turun langsung mengawasi penanganan kasus tersebut.

Koordinator Lapangan KAMRI, Rasyid, menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi momentum membongkar dugaan sindikat narkotika yang masih bercokol di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Peredaran narkoba di dalam lapas adalah ironi penegakan hukum. Tempat pembinaan tidak boleh berubah menjadi ruang operasi jaringan kesehatan,” tegasnya

KAMRI memastikan akan terus mengawal kasus tersebut hingga seluruh fakta terungkap ke publik.

Organisasi itu bahkan mengancam menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons serius dari pihak berwenang.

“Kami akan kembali turun ke jalan jika tidak ada langkah konkret. Negara tidak boleh kalah oleh jaringan narkotika yang beroperasi di balik jeruji besi,” tutup Suwandi.

 

Laporan : Usman
Narkoba Diduga Bebas Beredar di Lapas Makassar: KAMRI Geruduk BNN Sulsel
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

Berita Lainnya:

Truk Tangki BBM Proyek Sekolah Rakyat Bone Disorot, Segel Diduga Tak Resmi

Juni 18, 2026

SPBU 74.902.29 Abd Kadir, Diduga Jadi Markas Pelansir Solar

Juni 15, 2026

Dua Lurah di Kendari Diamuk Massa, Ketahuan Akibat Open BO

Juni 14, 2026
Demo
Top Posts

Dua Lurah di Kendari Diamuk Massa, Ketahuan Akibat Open BO

Juni 14, 2026883

Demi Menjaga Persaudaraan dan Nama Baik Sulawesi, Daeng Jamal Serahkan Kalijodo Untuk Menghindar Pertumpahan

September 8, 2024689

Dana BOS Jadi Sorotan, Pelatihan ARKAS Takalar Diduga Sarat Kepentingan

Juni 11, 2026562

Wartawan Diintimidasi dan Nyaris Dipukul Oknum Polisi

April 24, 2025548
Don't Miss
Berita

Mafia Solar Subsidi Diburu, Kasrem 141: Oknum TNI Tak Akan Dilindungi

By Kilas AdminJuni 20, 2026170

Bone SulSel — Kasrem 141/Toddopuli, Kolonel Inf Robinson Tallupadang, menegaskan tidak akan memberi perlindungan kepada…

Narkoba Diduga Bebas Beredar di Lapas Makassar, KAMRI Geruduk BNN Sulsel

Juni 19, 2026

Truk Tangki BBM Proyek Sekolah Rakyat Bone Disorot, Segel Diduga Tak Resmi

Juni 18, 2026

Wabup Bone Luncurkan Bus Bandara, Mobilitas Penumpang Makin Cepat

Juni 17, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Kilas Jurnalis
Alamat Redaksi

Jl. Bersih 2, Kota makassar
Email Us: fahriaska45@gmail.com
Contact: +62895326991804

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Most Popular

Dua Lurah di Kendari Diamuk Massa, Ketahuan Akibat Open BO

Juni 14, 2026883

Demi Menjaga Persaudaraan dan Nama Baik Sulawesi, Daeng Jamal Serahkan Kalijodo Untuk Menghindar Pertumpahan

September 8, 2024689

Dana BOS Jadi Sorotan, Pelatihan ARKAS Takalar Diduga Sarat Kepentingan

Juni 11, 2026562
© 2026 Kilas Jurnalis. Designed by WEBPro.
  • Kode Etik
  • Kontak & Iklan
  • Pedoman Siber
  • Redaksi Jurnalis

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.