Maros SulSel — Pemandangan tak biasa mewarnai tradisi kenaikan pangkat di Polres Maros, Selasa (30/6/2026). Sebanyak 63 personel harus menyusuri jalur drainase sebelum menjalani prosesi pemecahan telur dan taburan tepung sebagai simbol dimulainya tanggung jawab baru.
Tradisi tersebut dipimpin langsung Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr.Opsla, didampingi Wakapolres Maros Kompol Ahmad Rosma, S.H., serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Maros.
Rangkaian kegiatan diawali di Lapangan Pakalu, Kecamatan Bantimurung.
Dari titik itu, seluruh personel berjalan kaki menuju Taman Wisata Alam (TWA) Bantimurung dengan melewati jalur drainase.
Rute tersebut bukan sekadar bagian dari seremoni.
Tradisi itu menjadi simbol ketangguhan, kekompakan, serta kesiapan setiap personel menghadapi amanah dan tanggung jawab yang semakin besar seiring kenaikan pangkat.
Setibanya di kawasan TWA Bantimurung, suasana semakin meriah.
Satu per satu personel menjalani prosesi pemecahan telur di atas kepala, lalu diguyur taburan tepung terigu.
Prosesi itu melambangkan semangat baru dalam pengabdian sekaligus menjadi pengingat agar setiap anggota tetap rendah hati, profesional, serta semakin berdedikasi dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Melalui Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad, S.Sos., M.H., Kapolres Maros menegaskan bahwa tradisi kenaikan pangkat bukan sekadar seremoni.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan mental dan karakter personel agar semakin siap menghadapi tantangan tugas.
“Kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel. Amanah ini harus dijawab dengan peningkatan profesionalisme, integritas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKP Ahmad.
Tradisi kenaikan pangkat ini terus dipertahankan sebagai bagian dari pembinaan di lingkungan Polres Maros.
Selain memperkuat solidaritas dan jiwa korsa, tradisi tersebut juga mengandung pesan bahwa setiap jenjang kepangkatan harus diiringi peningkatan kualitas diri, etika, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Dengan pangkat baru yang disandang, 63 personel Polres Maros diharapkan mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional, humanis, berintegritas, dan terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

