Bone, SulSel — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M., memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna membahas kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang terjadi di Kabupaten Bone.
Rapat berlangsung di Ruang Rapim Kantor Bupati Bone, Rabu (29/7/2026), sebagai langkah cepat Pemerintah Kabupaten Bone merespons keluhan masyarakat terkait terbatasnya pasokan BBM dan LPG di sejumlah wilayah.
Dalam arahannya, Andi Akmal Pasluddin menegaskan bahwa persoalan kelangkaan BBM dan LPG harus segera ditangani melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, distribusi energi yang lancar merupakan kebutuhan vital masyarakat dan menjadi penopang berbagai sektor ekonomi.
Ia menilai kelangkaan BBM tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, transportasi, pertanian, perikanan, hingga dunia usaha yang bergantung pada pasokan bahan bakar.
Wakil Bupati juga meminta penyebab kelangkaan BBM di Kabupaten Bone diusut secara menyeluruh.
Ia menginstruksikan seluruh instansi terkait, untuk melakukan evaluasi terhadap rantai distribusi. Memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan, serta mengidentifikasi setiap hambatan. Yang menyebabkan pasokan terganggu.
Selain itu, pemerintah daerah menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Agar distribusi BBM dan LPG kembali normal, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Dan aktivitas ekonomi tidak terganggu.

