Lewati ke konten utama
Sabtu, 31 Oktober 2026 Tajam Aktual dan Terpercaya
BREAKING NEWS
Beranda » Hukrim » Pasutri Dari Tanakeke Bersimbah Darah, Korban Diserang Dua Pria
Hukrim

Pasutri Dari Tanakeke Bersimbah Darah, Korban Diserang Dua Pria

TAKALAR, SULSEL — Aksi kekerasan terhadap pasangan suami istri di Kabupaten Takalar menyisakan luka serius. Jusman Dg Gading dan istrinya, Nurdia Dg Rannu, diduga menjadi korban penganiayaan oleh dua pria asal Desa Balangdatu, Kecamatan Kepulauan Tanakeke.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar kawasan Taman Kota, Kecamatan Pattallassang, Jumat (30/10/2026).

Akibat dugaan penganiayaan itu, Jusman mengalami tiga luka robek di bagian kepala. Ketiganya bahkan harus mendapatkan jahitan medis.

Pasutri Tanakeke Bersimbah Darah, Diduga Diserang Dua PriaSementara sang istri, Nurdia, mengalami sejumlah luka lebam di bagian tangan. Keduanya terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Dua pria yang disebut korban sebagai pihak yang diduga terlibat masing-masing bernama Gassing dan Marsuki. Keduanya berasal dari Desa Balangdatu.

Korban Mengaku Diserang Mendadak

Jusman Dg Gading mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab dirinya bersama sang istri menjadi sasaran kekerasan.

Menurut pengakuannya, kedua pria tersebut tiba-tiba mendekat sebelum melakukan pemukulan.

“Tiba-tiba mereka mendekat dan langsung memukul kami. Saya tidak menyangka akan diperlakukan seperti itu. Kepala saya terasa sangat sakit, darah terus mengalir, dan saya sangat khawatir dengan kondisi istri saya yang juga ikut dipukul,” ungkap Jusman.

Nurdia Dg Rannu juga mengaku menjadi korban saat berusaha melindungi suaminya dari serangan tersebut.

“Saya hanya mencoba melindungi suami saya, tapi saya juga ikut terkena pukulan. Kami tidak tahu apa sebenarnya masalahnya sampai mereka tega melakukan ini kepada kami,” tuturnya.

Diduga Menggunakan Batu

Keterangan sementara di lokasi kejadian menyebutkan bahwa dugaan penganiayaan tersebut diduga melibatkan penggunaan batu.

Namun, informasi mengenai benda yang digunakan serta kronologi lengkap kejadian masih perlu dipastikan melalui penyelidikan aparat kepolisian.

Polisi Diharapkan Segera Bertindak

Peristiwa ini memunculkan tuntutan agar aparat kepolisian segera mengungkap secara terang dugaan penganiayaan yang menimpa pasangan suami istri tersebut.

Aparat penegak hukum diharapkan segera memeriksa para pihak yang disebut korban, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri bukti medis dan bukti lain di lokasi kejadian.

Motif penyerangan juga harus diungkap agar persoalan ini tidak menyisakan tanda tanya.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi kepolisian mengenai laporan korban. Identitas hukum pihak yang diduga terlibat, maupun perkembangan penanganan perkara.

 

Laporan : Arif
K
Kilas Jurnalis
Penulis Berita