Lewati ke konten utama
Rabu, 21 Oktober 2026 Tajam Aktual dan Terpercaya
BREAKING NEWS
Beranda » Hukrim » Gara-gara Saling Bertatap Muka Diwarung, Pemuda Di Tamalate Makassar Tewas Ditikam Badik
Hukrim

Gara-gara Saling Bertatap Muka Diwarung, Pemuda Di Tamalate Makassar Tewas Ditikam Badik

MAKASSAR — Pelarian pria berinisial K.D.B. (45) akhirnya terhenti. Ia berhasil diamankan oleh Unit Opsnal Polsek Tamalate bersama Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan atas dugaan keterlibatan dalam aksi penganiayaan secara bersama-sama yang menewaskan seorang pemuda di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

​Terduga pelaku diringkus di kawasan Jalan Andi Patturungi, Timbuseng, Kecamatan Tamalate. Selain mengamankan K.D.B., pihak kepolisian juga menyita barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis badik serta rekaman kamera pengawas (CCTV) dari lokasi kejadian.
​
​Peristiwa tragis yang merenggut nyawa korban berinisial A. (23), seorang buruh harian lepas, ini berawal pada 11 Oktober 2026. Saat itu, korban bersama pelapor dan seorang rekannya sedang berada di sebuah warung kelontong 24 jam.

​Tak lama berselang, terduga pelaku datang bersama rekannya ke warung yang sama.
Perselisihan sepele memicu emosi terduga pelaku yang merasa diperhatikan atau ditatap oleh korban dan kawan-kawannya. Adu mulut tak terelakkan hingga situasi berubah menjadi kekerasan fisik.

Salah satu rekan pelaku diduga memukul korban terlebih dahulu, sebelum akhirnya korban ditikam menggunakan badik tepat di bagian dada. Usai melancarkan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
​
​Korban yang bersimbah darah sempat dilarikan oleh rekan-rekannya ke rumah sakit di wilayah Kabupaten Gowa untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Namun, akibat luka tikaman yang cukup parah di dada, nyawa korban tidak dapat tertolong.

​Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti telah berada di markas kepolisian untuk menjalani proses pemeriksaan hukum lebih lanjut, sementara polisi terus mendalami keterlibatan pelaku lain yang terlibat dalam insiden berdarah ini.

 

Laporan : Ikbal
K
Kilas Jurnalis
Penulis Berita