Gowa SulSel — Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf kabupaten Gowa, kembali menjadi sorotan publik, terkait dengan pelayanan yang dinilai tidak maksimal. Rabu (15/04/2026).
Muh Rusdi, Ketua The Legend 120 Makassar, mengungkapkan bahwa RSUD Syekh Yusuf Kab.Gowa kembali berulah soal pelayanan pasien
“Bukan cuma satu dan dua kali saja rumah sakit ini menjadi topik perbincangan di tengah masyarakat. Rumah sakit ini, sama sekali tidak ada kapok-kapoknya”. Ucap rusdi
Lanjutnya, pasien tersebut adalah rekan kami di organisasi. Dia korban penyerangan senjata tajam Selasa, 14 April 2026 dimalam hari. Pasca kejadian, dia di larikan ke RSUD Syekh Yusuf Kab.Gowa

Kata Rusdi, Penanganan rumah sakit sangat tidak maksimal. Kondisi pasien terkesan di abaikan hingga polemik biaya menjadi kendala untuk menangani pasien
“Saat keluarga merasa tidak nyaman terkait pelayanan rumah sakit, sehingga meminta agar pasien di rujuk saja. Tetapi, permintaan itu di tidak di setujui”. Pungkas Rusdi
Tambahnya, beberapa lama kemudian, Rumah Sakit baru memutuskan untuk melakukan operasi dan pasien di arahkan untuk berpuasa. Namun hingga pagi hari, pasien tidak kunjung di operasi juga.
“Kan awalnya pihak RSUD tidak menyetujui permintaan rujukan, tetapi tidak lama kemudian pasien katanya mau di operasi. Tapi sampai pagi tidak ada tindakan operasi dengan alasan ruangan penuh”. Jelasnya
Lanjut, Rusdi, pada 15 April 2026 pasien kemudian di rujuk, itupun mereka minta biaya yang tidak masuk akal selama pasien di rawat
Dalam waktu dekat, The Legend 120 Makassar dikabarkan akan menggelar unjuk rasa terkait dengan pelayanan di Rumah Sakit Dan Program Prioritas Pemkab Gowa
“Saya pastikan, depan RSUD Syekh Yusuf Gowa Dan Kantor Bupati Gowa Akan Menjadi Lautan Manusia saat demonstrasi kami gelar. Dirut RSUD Syekh Yusuf gowa harus di copot”. Tegas Rusdi

