Close Menu
Kilas Jurnalis
  • Berita
  • INDeks
  • Advert
  • Bisnis
  • Berita
  • Hukrim
  • Religi
  • TNI POLRI
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Politik
  • Kesehatan

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

April 23, 2026

Ratusan Warga Sambut! Lukman B Kady Bongkar Aspirasi Panas di Takalar

April 23, 2026

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Serahkan Izin Operasional Pesantren Al-Hayyu dan Lima Ponpes Lainnya

April 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
WhatsApp Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas JurnalisKilas Jurnalis
Demo
  • Berita
  • INDeks
  • Advert
  • Bisnis
  • Berita
  • Hukrim
  • Religi
  • TNI POLRI
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Politik
  • Kesehatan
Kilas Jurnalis
  • Berita
  • INDeks
  • Advert
  • Bisnis
  • Berita
  • Hukrim
  • Religi
  • TNI POLRI
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Politik
  • Kesehatan
Beranda » Diskominfo Takalar Disorot Terkait Anggaran Media, Insan Pers Minta Audit Terbuka
Hukrim

Diskominfo Takalar Disorot Terkait Anggaran Media, Insan Pers Minta Audit Terbuka

Kilas AdminBy Kilas AdminApril 12, 2026Tidak ada komentar1 Views
Bagikan Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Follow Us
WhatsApp TikTok Google News Facebook YouTube Instagram
Share
WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Takalar SulSel — Dugaan penyimpangan anggaran belanja media di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Takalar kini memasuki babak yang lebih serius.

Penelusuran lanjutan mengungkap indikasi pola aliran dana yang tidak wajar, dengan dugaan skenario sistematis yang berpotensi merugikan keuangan daerah.

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber internal dan penelusuran di lapangan, terdapat beberapa pola yang diduga menjadi modus operandi dalam pengelolaan anggaran media.

1. Dugaan Skema “Setoran Balik” dari Media

Salah satu temuan paling sensitif adalah adanya dugaan praktik “setoran balik”. Dalam skema ini, media yang telah menerima pembayaran langganan diduga diminta mengembalikan sebagian dana kepada oknum tertentu.

Praktik ini disebut-sebut berjalan secara tertutup dan hanya melibatkan pihak-pihak tertentu.

“Ada yang cair, tapi tidak utuh dinikmati media. Sebagian harus ‘dikembalikan’ agar tetap masuk dalam daftar kerja sama,” ungkap sumber internal.

Jika benar terjadi, skema ini berpotensi masuk dalam kategori gratifikasi atau pemotongan tidak sah yang melanggar hukum.

2. Indikasi Mark-Up Nilai Kontrak

Penelusuran juga mengarah pada dugaan mark-up dalam nilai kontrak kerja sama antara Diskominfo dan sejumlah media.

Di atas kertas, nilai kontrak disebut lebih tinggi, namun realisasi pembayaran yang diterima media jauh lebih rendah.

Selisih antara nilai kontrak dan realisasi inilah yang diduga menjadi ruang permainan anggaran oleh oknum tertentu.

Pola ini umumnya sulit terdeteksi karena dokumen kontrak tidak dibuka ke publik, bahkan kepada mitra media itu sendiri.

3. Dugaan Media “Titipan” dan Konflik Kepentingan

Selain itu, muncul dugaan adanya media “titipan” yang tetap terdaftar sebagai penerima anggaran meskipun aktivitas publikasinya tidak jelas atau minim.

Media-media ini diduga memiliki kedekatan dengan pihak internal pengambil kebijakan, sehingga tetap mendapatkan alokasi anggaran.

Dalam skenario ini, anggaran yang dialokasikan berpotensi tidak digunakan untuk kegiatan jurnalistik, melainkan hanya menjadi formalitas administratif.

4. Potensi Proyek Fiktif dan Pengendapan Anggaran

Sumber lain menyebut adanya indikasi proyek fiktif dalam belanja media, di mana anggaran tetap dicairkan meskipun tidak ada aktivitas publikasi yang sebanding.

Selain itu, terdapat dugaan praktik “pengendapan” dana—yakni anggaran yang tidak sepenuhnya disalurkan ke media, namun tetap tercatat sebagai telah direalisasikan.

Kombinasi kedua pola ini membuka ruang besar terjadinya kebocoran anggaran.

5. Sistem Tertutup sebagai Celah Penyimpangan

Minimnya transparansi menjadi faktor utama yang memungkinkan berbagai dugaan modus ini berjalan.

Media tidak mengetahui:

• Nilai kontrak sebenarnya

• Jumlah total media mitra

• Mekanisme penentuan besaran pembayaran

• Rincian realisasi anggaran

Kondisi ini menciptakan sistem tertutup yang rentan dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

Desakan Audit Forensik dan Penelusuran Aliran Dana

Melihat kompleksitas dugaan yang mencuat, sejumlah pihak kini mendesak dilakukannya audit forensik terhadap anggaran media Diskominfo Takalar.

Audit ini dinilai penting untuk:

• Menelusuri aliran dana secara rinci
• Membandingkan kontrak dengan realisasi
• Mengidentifikasi pihak-pihak yang diuntungkan
• Mengungkap potensi kerugian negara

Aparat penegak hukum juga didorong untuk tidak hanya berhenti pada pemeriksaan administratif, tetapi masuk hingga pada penelusuran rekening dan aliran dana.

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi Pemerintah Kabupaten Takalar.

Jika dugaan ini terbukti, maka bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga kegagalan dalam menjaga integritas pengelolaan anggaran publik.

Publik kini menunggu: apakah dugaan ini akan diusut tuntas, atau justru kembali tenggelam tanpa kejelasan.

Laporan : Haeruddin
Diskominfo Takalar Disorot Terkait Anggaran Media Insan Pers Minta Audit Terbuka
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email

Berita Lainnya:

BBM Subsidi Jeneponto Jadi ‘ATM’ Mafia: Mahasiswa Kepung Polres Jeneponto

April 22, 2026

Pinjam Motor Tak Dikembalikan, Remaja 17 Tahun di Maros Diciduk Jatanras 

April 21, 2026

GPJ Soroti Kasus Penganiayaan di Benteng Malewang, Beri Ultimatum 3×24 Jam ke Aparat

April 18, 2026
Demo
Top Posts

Demi Menjaga Persaudaraan dan Nama Baik Sulawesi, Daeng Jamal Serahkan Kalijodo Untuk Menghindar Pertumpahan

September 8, 2024689

Wartawan Diintimidasi dan Nyaris Dipukul Oknum Polisi di Makassar

April 24, 2025545

Status Tersangka Owner Pallubasa Serigala Dicabut, Polrestabes Makassar Diduga Masuk Angin

Oktober 15, 2024482

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Belum Mencairkan Anggaran Operasional Pakkandatto, Ada Apa

Mei 15, 2024453
Don't Miss
Berita

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Maros Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan

By Kilas AdminApril 23, 20267

Maros SulSel — Polres Maros menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program prioritas Pemerintah Pusat terkait…

Ratusan Warga Sambut! Lukman B Kady Bongkar Aspirasi Panas di Takalar

April 23, 2026

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Serahkan Izin Operasional Pesantren Al-Hayyu dan Lima Ponpes Lainnya

April 22, 2026

BBM Subsidi Jeneponto Jadi ‘ATM’ Mafia: Mahasiswa Kepung Polres Jeneponto

April 22, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Kilas Jurnalis
Alamat Redaksi

Jl. Bersih 2, Kota makassar
Email Us: fahriaska45@gmail.com
Contact: +62895326991804

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Most Popular

Demi Menjaga Persaudaraan dan Nama Baik Sulawesi, Daeng Jamal Serahkan Kalijodo Untuk Menghindar Pertumpahan

September 8, 2024689

Wartawan Diintimidasi dan Nyaris Dipukul Oknum Polisi di Makassar

April 24, 2025545

Status Tersangka Owner Pallubasa Serigala Dicabut, Polrestabes Makassar Diduga Masuk Angin

Oktober 15, 2024482
© 2026 Kilas Jurnalis. Designed by WEBPro.
  • Kode Etik
  • Kontak & Iklan
  • Pedoman Siber
  • Redaksi Jurnalis

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.