Bone, SulSel — Pemerintah Kabupaten Bone terus menggeber pembangunan infrastruktur. Di saat daerah lain masih berpacu mengejar pembangunan, Bone mengklaim penanganan jalan telah menembus lebih dari 300 kilometer.
Komitmen itu kembali ditegaskan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., saat membuka Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Strategis di Aula La Pababbari Mattemmu Page, Watampone, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang digelar, Balai jasa lonstruksi Wilayah VI Makassar bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone itu difokuskan untuk mencetak tenaga konstruksi yang kompeten dan bersertifikat.
Bupati meminta seluruh peserta tidak sekadar mengejar sertifikat, tetapi membuktikan kompetensinya melalui hasil pekerjaan yang berkualitas.
“Setelah memperoleh sertifikasi, kami berharap bapak dan ibu dapat bekerja secara profesional. Hasil pekerjaan harus memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegas Andi Asman.
Di hadapan peserta, Bupati juga membeberkan lonjakan anggaran pembangunan jalan.
Jika sebelumnya hanya sekitar Rp6,5 miliar, kini anggaran meningkat menjadi lebih dari Rp80 miliar pada tahap parsial pertama tahun 2025.
Pembangunan, kata dia, tidak hanya menyasar jalan. Pemerintah juga memperkuat irigasi, pertanian, ketahanan pangan, perikanan, hingga pengembangan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.
Andi Asman mengklaim kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil.
Pertumbuhan ekonomi kabupaten Bone, disebut meningkat dari 5,4 persen. Menjadi 7,8 persen, seiring percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Pemkab Bone juga menargetkan pembangunan jalan sepanjang 100 kilometer setiap tahun.
Namun realisasi penanganan jalan disebut, telah melampaui target dengan total. Pengerjaan mencapai lebih dari 300 kilometer.
Atas capaian itu, Kabupaten Bone memperoleh penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai daerah dengan penanganan jalan terpanjang di Sulawesi Selatan.
Meski demikian, Bupati mengakui pekerjaan belum selesai.
Masih terdapat lebih dari 400 kilometer jalan yang membutuhkan penanganan agar konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat.
Melalui sertifikasi tenaga kerja konstruksi, Pemkab Bone berharap kualitas SDM lokal terus meningkat sehingga mampu menopang pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.

