Dugaan Solar Subsidi Mengalir ke Warga Tajong, SPBU Akae Disorot

BONE, SULSEL — Dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan. Kali ini, seorang warga Desa Tajong, Kecamatan Tellu Siattinge, berinisial AR alias NW, disebut-sebut menerima pasokan solar dari kendaraan yang diduga digunakan untuk melangsir BBM.
Informasi tersebut disampaikan seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.
Menurut sumber itu, solar yang diduga diterima NW berasal dari kendaraan pelangsir yang disebut rutin mengantre di SPBU Akae, Kecamatan Ulaweng.
Kendaraan yang disebut terlibat dalam aktivitas tersebut bervariasi, mulai dari mobil pikap hingga truk.
“Mobilnya NW, kalau tidak salah L300 sama dam truk warna merah,” ujar sumber tersebut.
Sumber itu juga menyebut adanya dugaan pasokan solar dari kendaraan pelangsir lainnya. Namun, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut, termasuk mengenai asal BBM, tujuan penyaluran, serta legalitas distribusinya.
APH Diminta Menelusuri Distribusi Solar
Dugaan tersebut memerlukan penelusuran aparat penegak hukum (APH), khususnya untuk memastikan apakah distribusi solar di SPBU Akae telah sesuai dengan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi.
Pemeriksaan dapat mencakup pola pembelian, penggunaan kendaraan, dokumen transaksi, serta pihak-pihak yang terlibat dalam rantai distribusi. Langkah tersebut penting untuk membedakan aktivitas yang sah dari dugaan penyalahgunaan subsidi.
Hingga berita ini diterbitkan pada Sabtu (10/10/2026), media ini belum memperoleh konfirmasi dari pihak yang disebut dalam pemberitaan maupun aparat penegak hukum setempat.
Redaksi tetap membuka ruang bagi AR alias NW, pengelola SPBU Akae, pihak terkait. Dan aparat berwenang untuk memberikan klarifikasi, serta hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.



